PENJELASAN
MENGENAI HUSNUZAN
husnuzan artinya berbaik
sangka, lawan katanya adalah suuzan yang artinya berburuk sangka. Berbaik
sangka dan berburuk sangka merupakan bisikan jiwa, yang dapat diwujudkan
melalui perilaku yakni ucapan dan perbuatan. Pengertian husnuzan juga dapat
diartikan sebagai sikap mental terpuji yang mendorong pemiliknya untuk
bersikap, bertutur kata dan berbuat yang baik dan bermanfaat, sehingga dapat
dikatakan bahwa husnuzan termasuk kedalam akhlak terpuji. Sedangkan perilaku
suuzan termasuk akhlak tercela, karena akan mendatangkan kerugian.
Sungguh
tepat jika Allah Swt dan rasul-Nya melarang berperilaku berburuk sangka.
(lihat Q.S. Al-Hujurat, 49: 12).
Rasulullah
Saw bersabda: “Jauhkanlah
dirimu dari berprasangka buruk, karena berprasangka buruk itu sedusta-dusta
pembicaraan (yakni jauhkan dirimu dari menuduh seseorang berdasarkan sangkaan
saja).” (H.R. Bukhari dan Muslim)
A.
Tujuan
Pembahasan
a. Mengartikan
apa itu Husnuzan ?
b. Apasaja
Contoh – Contoh Husnuzan ?
c. Hadist
– hadist mengenai Husnuzan ?
d. Surat
– Surat Alquran mengenai Husnuzan ?
BAB II PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Husnuzan adalah suatu
sikap atau perilaku yang memiliki prasangka baik, Berpikiran Positif,
berpandangan mulia terhadap sesuatu yang ada di hadapannya. Maksudnya adalah
selalu berprasangka baik dan berpikiran positif terhadap sesuatu sedang
menimpanya, baik itu masalah yang berat ataupun yang sangat membebani hidupnya.
Perilaku husnuzan termasuk akhlak terpuji atau akhlakul karimah karena hal
tersebut dapat mendatangkan manfaat bagi seseorang. Oleh karena itu, perilaku
husnuzan sangat dianjurkan dimiliki bagi setiap pribadi yang muslim. Contohnya
orang yang memiliki sikap husnuzan, tentu tidak mudah menuduh orang lain,
apalagi melempar kesalahan pada orang lain hanya untuk menutupi kelemahan dan
kekurangan dirinya sendiri.
Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah
kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan
janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu
menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan
daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.
Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha
Penyayang." (Q.S Surah
Al-Hujurat : 12)
B.
Contoh – Contoh Husnuzan
Ada beberapa perilaku Husnuzan
diantaranya sebagai berikut :
Contoh perilaku husnuzan :
1) Husnuzan terhadap Allah SWT
·
Syukur
·
Ibadah
·
Dzikir
·
Berdoa
·
Tawadu
·
Tawakal
2) Husnuzan terhadap Diri
Sendiri
·
Percaya Diri
·
Gigih
·
Sabar
·
Tawadu
3) Husnuzan terhadap Sesama
Manusia
·
Saling mengormati
·
Berbuat baik tehadap sesama
·
Generasi tua menyayangi generasi muda
·
Saling tolong-menolong dalam kebajikan
C.
Hadist Mengenai Husnuzan
Untuk hadistnya sebagai berikut :
“Selalu
menuruti sangkaan hamba ku terhadap diriku jika ia berprasangka baik maka akan
mendapatkan kebaikan dan jika ia berprasangka buruk maka akan mendapatkan
leburukan” (H.R.at-Tabrani dan
Ibnu Hiban).
Hadits abu hurairah r.a. ia berkata rasulullah
saw.bersabda: "Allah berfirman: 'Aku berada pada sangkaan
hamba-Ku, Aku selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku, jika ia mengingat-Ku pada
dirinya maka Aku mengingatnya pada diri-Ku, jika ia mengingat-Ku dalam suatu
kaum, maka Aku mengingatnya dalam suatu kaum yang lebih baik darinya, dan jika
ia mendekat kepada-Ku satu jengkalmaka Aku mendekat padanya satu hasta, jika ia
mendekat pada-Ku satu hasta maka Aku mendekat padanya satu depa, jika ia datang
kepada-Ku dengan berjalan kaki, maka Aku akan datang kepadanya dengan
berlari."
Artinya: Aku menuruti prasangka hambaku terhadapKu, maka silahkan
untuk berprasangka sesuai apa yang dikehendaki. (Ad-Darimi)
Artinya: Aku menuruti prasangka hamba terhadapKu, jika Ia
berprasangka baik terhadapKu, maka baginya kebaikan, maka jangan berprasangka
terhadap Allah kecuali kebaikan.( Bukhori )
Artinya: Janganlah salah satu diantara kalian mati, kecuali
berprasangka baik terhadap Allah. (Muslim)
Dan masih banyak lagi hadist hadist lain yang
membahas Husnuzan.
D.
Husnuzan Berdasarkan Alquran
1.
QS. AL-BAQARAH :
216
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu
yang kamu benci. boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu;
Allah SWT mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui. (QS. Al Baqarah : 216)
2.
QS. AN NISA : 19
Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita
dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak
mengambil kembali sebagian dari apa yang Telah kamu berikan kepadanya, terkecuali
bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. dan bergaullah dengan mereka
secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah)
Karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah SWT menjadikan
padanya kebaikan yang banyak. (QS.
An Nisa: 19)
3.
(QS. Ar
Ra`d: 11)
Sesungguhnya Allah SWT tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga
mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri (QS. Ar Ra`d: 11)
E.
KESIMPULAN
Setelah kita
mengetahui mengenai Husnuzhan diatas
kita dapat menyimpulkan bahwa, Husnuzhan
itu adalah pemikiran yang tidak baik untuk berada dihati kita, bahkan kita
harus menghapus jauh – jauh mengenai Pemikiaran Husnuzan, baik pada Manusia maupun Kepada Sang Pencipta (Allah).
Mungkin itu saja
yang dapat saya sampaikan, Makalah, diatas saya ambil dari beberapa sumber
blog. Dan menyatukan menjadi satu. Sehingga menjadi sebuah Makalah yang sesuai
dengan Pembahasan, pada point pembahasan diatas.
Dan terima kasih
sudah mau berkunjung.
